2. YAHUDI DAN ZIONISME (PERBEDAAN)

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, sikap toleransi yang wajib diperlihatkan kaum Muslimin terhadap orang-orang ahli kitab telah terbukti sepanjang sejarah Islam. Selama berabad-abad, umat Islam memperlakukan kaum Yahudi dengan sangat bersahabat dan mereka menyambut persahabatan ini dengan kesetiaan. Namun, hal yang telah merusak keadaan ini adalah Zionisme.

Zionisme muncul pada abad ke-19. Dua hal yang menjadi ciri menonjol Eropa abad ke-19, yakni rasisme dan kolonialisme, telah pula berpengaruh pada Zionisme. Ciri utama lain dari Zionisme adalah bahwa Zionisme adalah ideologi yang jauh dari agama. Orang-orang Yahudi, yang merupakan para mentor ideologis utama dari Zionisme, memiliki keimanan yang lemah terhadap agama mereka. Bahkan, kebanyakan dari mereka adalah ateis. Mereka menganggap agama Yahudi bukan sebagai sebuah agama, tapi sebagai nama suatu ras. Mereka meyakini bahwa masyarakat Yahudi mewakili suatu ras tersendiri dan terpisah dari bangsa-bangsa Eropa. Dan, karenanya, mustahil bagi orang Yahudi untuk hidup bersama mereka, sehingga bangsa Yahudi memerlukan tanah air tersendiri bagi mereka.

Hingga saat kemunculan Zionisme di Timur Tengah, ideologi ini tidak mendatangkan apapun selain pertikaian dan penderitaan. Dalam masa di antara dua perang dunia, berbagai kelompok teroris Zionis melakukan serangan berdarah terhadap masyarakat Arab dan Inggris. Di tahun 1948, menyusul didirikannya negara Israel, strategi perluasan wilayah Zionisme telah menyeret keseluruhan Timur Tengah ke dalam kekacauan.

Titik awal dari Zionisme yang melakukan segala kebiadaban ini bukanlah agama Yahudi, tetapi Darwinisme Sosial, sebuah ideologi rasis dan kolonialis yang merupakan warisan dari abad ke-19. Darwinisme Sosial meyakini adanya perjuangan atau peperangan yang terus-menerus di antara masyarakat manusia. Dengan mengindoktrinasikan ke dalam otak mereka pemikiran “yang kuat akan menang dan yang lemah pasti terkalahkan”, ideologi ini telah menyeret bangsa Jerman kepada Nazisme, sebagaimana orang-orang Yahudi kepada Zionisme.

Kini, banyak kaum Yahudi agamis, yang menentang Zionisme, mengemukakan kenyataan ini. Sebagian dari para Yahudi taat ini bahkan tidak mengakui Israel sebagai negara yang sah dan, oleh karenanya, menolak untuk mengakuinya. Negarawan Israel Amnon Rubinstein mengatakan: “Zionisme adalah sebuah pemberontakan melawan tanah air (Yahudi) mereka dan sinagog para Pendeta Yahudi”. (Amnon Rubinstein, The Zionist Dream Revisited, hlm. 19)

Pendeta Yahudi, Forsythe, mengungkapkan bahwa sejak abad ke-19, umat Yahudi telah semakin jauh dari agama dan perasaan takut kepada Tuhan. Kenyataan inilah yang pada akhirnya menimpakan hukuman dalam bentuk tindakan kejam Hitler (kepada mereka), dan kejadian ini merupakan seruan kepada kaum Yahudi agar lebih mentaati agama mereka. Pendeta Forsythe menyatakan bahwa kekejaman dan kerusakan di bumi adalah perbuatan yang dilakukan oleh Amalek (Amalek dalam bahasa Taurat berarti orang-orang yang ingkar kepada Tuhan), dan menambahkan: “Pemeluk Yahudi wajib mengingkari inti dari Amalek, yakni pembangkangan, meninggalkan Taurat dan keingkaran pada Tuhan, kebejatan, amoral, kebiadaban, ketiadaan tata krama atau etika, ketiadaan wewenang dan hukum.” (Rabbi Forsythe, A Torah Insight Into The Holocaust, http://www.shemayisrael.com/rabbiforsythe/holocaust.)

Zionisme, yang tindakannya bertentangan dengan ajaran Taurat, pada kenyataannya adalah suatu bentuk fasisme, dan fasisme tumbuh dan berakar pada keingkaran terhadap agama, dan bukan dari agama itu sendiri. Karenanya, yang sebenarnya bertanggung jawab atas pertumpahan darah di Timur Tengah bukanlah agama Yahudi, melainkan Zionisme, sebuah ideologi fasis yang tidak berkaitan sama sekali dengan agama.

Akan tetapi, sebagaimana yang terjadi pada bentuk-bentuk fasisme yang lain, Zionisme juga berupaya untuk menggunakan agama sebagai alat untuk meraih tujuannya.

Penafsiran Taurat yang Keliru oleh Kaum Zionis

Taurat adalah kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Musa. Allah mengatakan dalam Alquran: “Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi),…” (QS. Al-Maa-idah, 5:44). Sebagaimana pula dinyatakan dalam Alquran, isi Taurat di kemudian hari telah dirubah dengan penambahan perkataan manusia. Itulah mengapa di zaman sekarang telah dijumpai “Taurat yang telah dirubah”.

Namun, pengkajian terhadap Taurat mengungkap keberadaan inti ajaran-ajaran Agama yang benar di dalam Kitab yang pernah diturunkan ini. Banyak ajaran-ajaran yang dikemukakan oleh Agama yang benar seperti keimanan kepada Allah, penyerahan diri kepada-Nya, bersyukur kepada-Nya, takut kepada Allah, mencintai Allah, keadilan, cinta, kasih sayang, menentang kebiadaban dan kedzaliman tertulis dalam Taurat dan bagian-bagian lain dari Kitab Perjanjian Lama.

Selain itu, peperangan yang terjadi sepanjang sejarah dan pembantaian yang terjadi ini dikisahkan dalam Taurat. Jika seseorang berniat untuk mendapatkan dalil – meskipun dengan cara membelokkan fakta-fakta yang ada – untuk membenarkan tindakan keji, pembantaian dan pembunuhan, ia dapat dengan mudah mengambil bagian-bagian ini dalam Taurat sebagai rujukan untuk kepentingan pribadinya. Zionisme menempuh cara ini untuk membenarkan tindakan terorismenya, yang sebenarnya adalah terorisme fasis, dan ia sangat berhasil. Sebagai contoh, Zionisme telah menggunakan bagian-bagian yang berhubungan dengan peperangan dan pembantaian dalam Taurat untuk melegitimasi pembantaian yang dilakukannya terhadap warga Palestina tak berdosa. Ini adalah penafsiran yang tidak benar. Zionisme menggunakan agama sebagai alat untuk membenarkan ideologi fasis dan rasisnya.

Sungguh, banyak orang-orang Yahudi taat yang menentang penggunaan bagian-bagian Taurat ini sebagai dalil yang membenarkan pembantaian yang dilakukan terhadap warga Palestina sebagai tindakan yang benar. The Neturie Karta, sebuah organisasi Yahudi Ortodoks anti Zionis, menyatakan bahwa, nyatanya, “menurut Taurat, umat Yahudi tidak diizinkan untuk menumpahkan darah, mengganggu, menghina atau menjajah bangsa lain”. Mereka menekankan lebih jauh bahwa, “para politikus Zionis dan rekan-rekan mereka tidak berbicara untuk kepentingan masyarakat Yahudi, nama Israel telah dicuri oleh mereka”. (Rabbi E. Schwartz, Advertisement by Neturei Karta in New York Times, 18 Mei 1993)

Dengan menjalankan kebijakan biadab pendudukan atas Palestina di Timur Tengah dengan berkedok “agama Yahudi”, Zionisme sebenarnya malah membahayakan agama Yahudi dan masyarakat Yahudi di seluruh dunia, dan menjadikan warga Israel atau Yahudi diaspora sebagai sasaran orang-orang yang ingin membalas terhadap Zionisme
sumber harunyahya.com

28 Komentar

  1. yovie fitriza said,

    ternyata di balik kekejaman2 yang di lakukan oleh pihak zionis thd bangsa arab palestina di tentang oleh orang2 yahudi sendiri.masih ada juga di antara orang yahudi yang masih berpihak kepada hati nurani.salut buat naturie karta.mudah2n perjuangan mereka menentang yahudi berjalan dengan mulus.saya sebagai anti zionis mendukung mereka (naturie karta).dan tidak takut di cap sebagai anti semit.ALLAHU AKBAR.

  2. x said,

    bagi saya,sekali yahudi tetap yahudi,yahudi yg menentang zionis paling jg masih akal akalan mereka,sekaLI licik tetap licik,

    • sudadi said,

      Betul Mas Yahudi ..tetep ..Yahudi ngga berubah , Islam ya Tetep Islam trus bagaimana orang yg mengaku Islam tetapi yg menebarkan teror , korup. Zina, dll . Jangan kaku & kolot gitu, baca sejarah yg bener.

      • no name said,

        kau yg kolot mas,,, manusia itu penuh dengan pertimbangan,, digoyah dgn kebaikan yg blm tentu murni,, langsung pandangan berubah,, udah ada yg pasti kok masih diragukan toh mas ? Apa gunanya coba, Allah SWT menurunkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup manusia dimuka bumi ini ?

      • bond said,

        dff

  3. Rysad said,

    Pengrusakan dan penyelewengan nilai-nilai agama terjadi pada semua agama di dunia. Ada kemiripan antara pengrusakan agama Yahudi oleh kaum Zionis dengan pengrusakan agama Islam oleh kaum Radikalis.

    • armand said,

      Yahudi ortodoks ketemu Islam dari NU rukun-rukun saja, tapi Yahudi zionis ketemu Islam Radikalis ya pasti perang bunuh2an…

  4. muhammad rizal aceh said,

    yahudi sama zionis itu sama saja , bukankah Allah telah mmberi ultimatum kepada kita ummat islam : sekali-kali org yahudi dan nasrani itu tdk akan ridha (senang) terhadap kamu sekalian (ummat islam) sampai kamu mengikuti millah (agama) mereka…. JADI JELAS YAHUDI TETAP YAHUDI MAUPUN ZIONIS SAMA SAJA

  5. anjar said,

    betul itu’ Yahudi Akan selamanya memusuhi Islam,
    dengan berbagai macam cara dan alasan,

  6. inong said,

    biarkan Allah SWT. yg membalas….israel BANGSAT…

    • Nn said,

      Dan sejak kapan kalian bisa kalahin Israel?

  7. mbah said,

    agama yahudi dirusak oleh zionis
    agama islam ahlussunnah dirusak oleh syiah
    agama nasrani juga ada yg merusak…..

  8. agusiswadi said,

    bangsa israel menjadi penghuni neraka jahanam

  9. kangadhi78 said,

    Yahudi atau israel itu manusia penuh tipu daya, dari jaman nabi2 yg diturunkan Allah untuk bani israel-pun, mereka bunuh.
    Nabi Musa yg diberi mukjizat menyelamatkan mereka dgn membelah dan menyebrang laut merah, tp kemudian mereka Malah menyembah anak lembu emas ciptaan samiri. kemudian nabi Isa.. dll.
    Masih percayakah kita dgn bangsa israel ini? ALLAH saja sudah tidak percaya! Apalagi kita manusia biasa.

  10. rocky cahyadi said,

    yahudi bukan agama.tp bangsa.ajaran yahudi bukanlh kebaikan.mereka yg membentuk agama sendiri.dan mereka juga yg membuat nama kitap sendiri.yg mereka sembah pun buatan mreka sendiri.menurut saya ,yahudi adalah produk legal dunia.. yg mesti di hapuskan.semua serba di buat2,begitu juga zionisme.yahudi mengangap zionisme bertentangan dgn ajaran yahudi.menurut sya itu hanya di buat2.buktinya ,sudah jelas salah ,apa gk bisa di tegur.di buat UUD tentang pelencengan ajaran.ahh semua hanya tipu daya org yahudi.sudh jelas d buat2.

  11. rocky cahyadi said,

    udah dari duluuuunya kalau yahudi itu suka bohong.sebelun ada zionisme ini.duluuu bangsa yahudi tidak pernah mau mengakui bawa nabi Muhamad SWS adalah seorang rosul utusan ALLAH.walau mreka tau kebenaranya.selain pembohong mereka juga munafikan.jd jgan skalipun percya sama keluh kesah yahudi.itu hanya taktik..kebohongan.

  12. siapa aja boleh said,

    jangan2 yg punya blog ini bela yahudi ya makanya nulis ky gini, kalo ud YAHUDI ya tetap YAHUDI, mau zionis atau apakek bentuknya, ujung2nya ya tetap YAHUDI, kaum yg dilaknat sm ALLAH, so ga perlu diperjelas kata2 si pendeta yahudi itu, cm kedok doank nutupin belangnya…

    • ai_haibara said,

      Naahh! Islam yg begini yg bikin rusuhh.. Islam penuh suudzon. Islam yg penuh pemikiran sempit. Apa2 dikit, langsung menjudge yang jelek2. Ckckckck.. kalo’ gak sesuai ama ajaran Kiayi dan ustadznya, langsung dicap jelek. Hedeeehhhh.. Bikin artikel yg pembahasannya agak “lebar” sedkit dicap pembela Yahudi. Please, deehhh..

  13. slow said,

    emang kalian sudah hidup di dunia dari dulu apa kah yahudi atau islam atau nasrani itu benar ? apakah yg telah di tulis bisa dirubah , ! jadi kembali kepda masing2 aja, kalian menghujat itu sama aja seperti yahudi! ajaran agama ngak ada yg nama nya mencaci maki sesama manusia.

  14. asfien said,

    Yang selamat adalah “aslamu”

  15. ai_haibara said,

    Pertanyaan simpel.. Lalu, apa Anda yang orang2 Islam ini adl org2 paling benar yang “memang” memilih Islam dgn jalan Anda sendiri? Islam adl agama paling benar tp bukan berarti harus merasa paling benar. Sekarang gini.. KALAU kita GAK dilahirin sebagai org Islam, apakah kita akan meyakini kalau Islam adl agama paling benar? Kita masuk Islam pun juga krn kita dari LAHIR dilahirkan sbg Islam. Yg menentukan kita dilahirkan ISLAM atau NON Islam itu kan Yang Di Atas. Kita bisa apa? Menjudge orang2 itu kalau agama mrk salah? Bagaimana kalau kita di posisi mereka? Yang mereka tahu dan mrk yakini adl kitab yg mrk pegang. Mrk BELUM diberi hidayah oleh Allah. Yang BERHAK menentukan mrk salah atau bukan adl ALLAH SWT. Kita gak berhak menjugde mrk. Kecuali.. Kalo mrk udh nabuh genderang perang. Tapi skrang perang fisik gak jaman. Perang fikiran.. That’s why, org2 Islam dihimbau jauuuuuh lbh cerdas menyikapi sgl sst dan jgn mudah terpancing oleh kalimat2 yg megandung provokasi. Krn org2 kafir mulai menyerang kita dg doktrin2.. Kita jg harus membalas dg pemikiran cerdas. Tunjukkan kalau Islam bukan agama barbar dan penuh dg segala teorisme!

    • bond said,

      memang benar, zionis memang jahudi tp jahudi tidak selalu zionis karena banyak jahudi yg sangat menentang dgn zionis..jadi di dalam jahudi ada anti jahudi/zionis…Zionis ini adl sekutu dr Hitler dan illuminati yg suatu saat para zionis ini akan menghancurkan semua agama di dunia termasuk kristen dan islam menjadi agama buatan mereka sendiri,,dan akhirnya ramalan injil dan quran akan terjadi

      • bond said,

        dan ingat !!! Sejarah yang terjadi di dunia tidak seperti apa yg tampak dan apa yg namanya sejarah telah dikendalikan oleh mereka dengan harapan opini publik hrs mengarah seperti apa yg para zionis itu harapkan, semua telah dibeli mulai media, pers, bahkan presiden

    • armand said,

      Allah maha adil, tidak mungkin orang islam saja yg masuk surga, agama lainpun juga, kl memang orang islam saja yg masuk surga, ngapain Allah melahirkan bayi2 dari rahim wanita nasrani, yahudi, buda dll, keluarin aja bayi2 yg lahir hanya dari rahim wanita muslim

  16. Bodronoyo said,

    tidak kurang riwayat2 dimana Rosulullah saw memberikan kelembutan kepada orang2 yahudi, bener rahmatanlilalamiin.

  17. adit said,

    yahudi dan zionos itu sama saja pnuh dengan akal tapi kosong hati

  18. Anjar Budi Santoso said,

    wallahualam broooo…
    kita perbaiki diri kita dulu…..bagaimana menjadi orang islam yang selalu berjalan di jalan Allah🙂
    Saling mendoakan yang terbaik saja sebaga sesama umat🙂

  19. Rani Sky Rizky Agnesia said,

    yahudi – zionis – israel sama saja musuh islam… laknatullah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: