BIBLE

Pada Ruangan ini akan saya isi dengan buku yang dinamakan Bible. Kenapa saya menggunakan istilah buku bukan kitab suci? Karena begitu pula tertulis dalam buku LUKAS 

( Pasal : 16 || Ayat : 29 )

        Abraham menjawab, ‘Mereka sudah punya buku-buku Musa dan buku para nabi! Biarlah mereka menuruti apa yang tertulis dalam buku-buku itu!’

( Pasal : 20 || Ayat : 42 )

        Padahal Daud sendiri berkata di dalam buku Mazmur, ‘Tuhan berkata kepada Tuhanku: Duduklah di sebelah kanan-Ku,

( Pasal : 24 || Ayat : 27 )

        Kemudian Yesus menerangkan kepada mereka apa yang tertulis di dalam seluruh Alkitab mengenai diri-Nya, mulai dari buku-buku Musa dan buku para nabi.

dan masih banyak yang lain..

Dan karena istilah buku itu juga ada pada bible maka saya menggunakannya pula.

Sebelum kita membaca buku-buku ini, maka alangkah baiknya kita mengetahui sejarah buku-buku ini. Anda bisa membaca artikel pada blog ini tentang sejarahnya sehingga Anda punya gambaran seperti apakah kitab pegangan mereka yang biasanya mereka berkilah dengan suara keras

“KALAU INJIL DIKATAKAN PALSU DAN ADA TAMBAHAN DISANA-SINI, COBA TUNJUKKAN KITAB YANG ASLINYA!!”

Tulisan ini bermaksud untuk memberikan pelajaran baik bagi muslim sendiri dan mereka yang mempunyai pegangan buku ini.

Pada awalnya saya kurang tertarik untuk membaca buku-buku ini karena saya menyangka bahwa buku-buku ini akan berputar-putar pada persoalan yang tidak jelas. Namun ketika saya membaca buku LUKAS saya akhirnya menamatkannya dalam waktu 2 jam 30 menit.

Dan dalam Lukas selama saya membaca buku ini, ternyata Yesus sama sekali tidak mengatakan kalau beliau adalah Tuhan. Hanya penyebutannya yang diganti dari kecil ke balok (“dia” diganti dengan Dia, “nya” diganti dengan Nya).

Baik, mari kita pelajari dan baca buku-buku ini, karena wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Besar Junjungan kita Rasullah Muhammad SAW tercinta berbunyi “IQRA” yang artinya bacalah dan memerintahkan kepada kita untuk selalu membaca!

Bahasa Lukas juga enak dibaca laiknya kita membaca novel saja karena Lukas sendiri adalah seorang sastrawan?

Mari kita mulai semoga dengan ini kita bisa tahu dan paham serta menambah keimanan kita serta kecintaan kita kepada Dien ini. Amin

source :

quranterjemah.com

media.isnet.org

%d blogger menyukai ini: