III. Mengkaji Ulang Humanisme
| III. Mengkaji Ulang Humanisme | ||||||||||||
|
”Humanisme” dipandang sebagai sebuah gagasan positif oleh kebanyakan orang. Humanisme mengingatkan kita akan gagasan-gagasan seperti kecintaan akan peri kemanusiaan, perdamaian, dan persaudaraan. Tetapi, makna filosofis dari humanisme jauh lebih signifikan: humanisme adalah cara berpikir bahwa mengemukakan konsep peri kemanusiaan sebagai fokus dan satu-satunya tujuan. Dengan kata lain, humanisme mengajak manusia berpaling dari Tuhan yang menciptakan mereka, dan hanya mementingkan keberadaan dan identitas mereka sendiri. Kamus umum mendefinisikan humanisme sebagai “sebuah sistem pemikiran yang berdasarkan pada berbagai nilai, karakteristik, dan tindak tanduk yang dipercaya terbaik bagi manusia, bukannya pada otoritas supernatural mana pun”.33
Namun, definisi paling jelas tentang humanisme dikemukakan oleh pendukungnya. Salah seorang juru bicara humanisme paling terkemuka di masa kini adalah Corliss Lamont. Dalam bukunya, Philosophy of Humanism, ia menulis:
Sebagaimana dapat kita lihat, humanisme nyaris identik dengan ateisme, dan fakta ini dengan bebas diakui oleh kaum humanis. Terdapat dua manifesto penting yang diterbitkan oleh kaum humanis di abad yang lalu. Yang pertama dipublikasikan tahun 1933, dan ditandatangani oleh sebagian orang penting masa itu. Empat puluh tahun kemudian, di tahun 1973, manifesto humanis kedua dipublikasikan, menegaskan yang pertama, tetapi berisi beberapa tambahan yang berhubungan dengan berbagai perkembangan yang terjadi dalam pada itu. Ribuan pemikir, ilmuwan, penulis, dan praktisi media menandatangani manifesto kedua, yang didukung oleh Asosiasi Humanis Amerika yang masih sangat aktif. Jika kita pelajari manifesto-manifesto itu, kita menemukan satu pondasi dasar pada masing-masingnya: dogma ateis bahwa alam semesta dan manusia tidak diciptakan tetapi ada secara bebas, bahwa manusia tidak bertanggung jawab kepada otoritas lain apa pun selain dirinya, dan bahwa kepercayaan kepada Tuhan menghambat perkembangan pribadi dan masyarakat. Misalnya, enam pasal pertama dari Manifesto Humanis adalah sebagai berikut:
Pada pasal-pasal di atas, kita melihat ekspresi dari sebuah filsafat umum yang mewujudkan dirinya di bawah nama materialisme, Darwinisme, ateisme, dan agnotisisme. Pada pasal pertama, dogma materialis tentang keberadaan abadi alam semesta dikemukakan. Pasal kedua menyatakan, sebagaimana dinyatakan teori evolusi, bahwa manusia tidak diciptakan. Pasal ketiga menyangkal keberadaan jiwa manusia dengan mengklaim bahwa manusia terbentuk dari materi. Pasal keempat mengajukan sebuah “evolusi budaya” dan menyangkal keberadaan sifat manusia yang sudah ditakdirkan oleh Tuhan (sifat istimewa manusia yang diberikan pada penciptaan). Pasal kelima menolak kekuasaan Tuhan atas alam semesta dan manusia, dan yang keenam menyatakan bahwa telah tiba waktunya untuk menolak “teisme”, yakni kepercayaan pada Tuhan. Akan teramati bahwa klaim-klaim ini adalah gagasan stereotip, khas dari kalangan yang memusuhi agama sejati. Alasannya adalah bahwa humanisme adalah pondasi utama dari perasaan antiagama. Ini karena humanisme adalah ekspresi dari “manusia merasa bahwa dia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)”, yang merupakan dasar utama bagi pengingkaran terhadap Tuhan, sepanjang sejarah. Dalam salah satu ayat Al Quran, Allah berfirman:
|
||||||||||||
|
33 Encarta® World English Dictionary © 1999 Microsoft Corporation. Developed for Microsoft by Bloomsbury Publishing Plc. |
KUIL SULAIMAN
Ada sebuah rahasia Israel yang selama ini mungkin tidak banyak orang yang tahu. Mengapa Israel bersikeras untuk merebut Palestina dan berusaha untuk menghancurkan Masjid al-Aqsha yang merupakan tempat suci bagi umat Islam.
JIka ditarik sejarah kebelakang maka kita akan mengetahui apa sebenarnya yang mereka inginkan. Karena mitos tentang Kuil Sulaiman-lah mereka melakukan ini semua. Bagaimana kisahnya? Mari kita ikuti ulasan berikut ini
Tulisan Ini saya ambil dari situs mereka yang saya tidak tahu persis tentang penulisnya apakah dia seorang Israel seperti kebanyakan atau seorang Yahudi yang mengamalkan kitab sucinya. Yang jelas dia bisa memberikan solusi yang bagus tentang pembangunan kuil Sulaiman ini tanpa mengorbankan siapapun dan mengganggu stabilitas perdamaian agama manapun. Situs bahasa Inggris ini saya terjemahkan denga bahasa yang sangat minim, jadi saya mohon koreksi atas kesalahpahaman dalam menerjemahkannya.
RINGKASAN
Kuil Sulaiman Adalah lambang kekuatan, sangat berguna bagi situasi internasional saat ini. Mereka meyakini kalau pondasi kuil Sulaiman berada di masjid Al-Aqsha maka kuil ini tidak bisa dibangun kembali, akan tetapi ada sebuah cara yang bisa menyelesaikan masalah ini yaitu : Lokasi sebenarnya tidak begitu penting untuk pembangunan kuil ini akan tetapi yang lebih penting adalah simbol dari kuil ini.
Ada sebuah tempat yang bagus untuk pembangunan kuil Sulaiman yang baru ini yaitu di sebuah bukit Zaitun, mudah dalam penguasaannya dan mempunyai pemandangan yang bagus serta mempunyai legimitasi bagi kelangsungan orangYahudi di Yerusalem timur ini.
Selanjutnya, Zionis Kristen, Yahudi Messianic, orang Israiel inggris diharapkan untuk mendukung proyek tentang pembangunan kuil yang baru ini, karena kuil ketiga ini mungkin berguna bagi mereka dan karena Yahudi dan Nasrani mempunyai simbol yang sama yaitu Bukit Zaitun.
Situasi sekarang yang sangat sulit untuk membangun kembali pada posisi semula maka lebih baik mendirikan kuil pada tempat yang telah saya katakan di atas yaitu bukit Zaitun daripada orang Yhaudi tidak mempunyai simbol.
Kenapa Sulaiman membangun Kuil?
Nabi Sulaiman membangun kuil karena diperintahkan oleh Tuhan
Apakah fungsi dari kuil tersebut?
Fungsi kuil ini penting bagi orang Israel karena :
-Memelihara agama Yahudi. Kuil merupakan pusat dari agama Israel .
Kuil Diyakini Oleh orang Israel sebagai tempat yang paling penting dan katanya agama TUHAN berakar di agama Yahudi.
- Mengampuni dosa Israel: Yahweh memilih suku Levi untuk melayani Dia di Kuil dan Aaron untuk kependetaan; pendeta diangkat untuk mempersembahkan, pemberkatan, dan re-misi dosa Israel.
re-misi sangat penting, karena pikiran dan tindakan mengubah keseimbangan psikologis dan rohani setiap orang, mempunyai dampak negatif, mengubah jiwa dan struktur rohani.
Rohani haruslah imbang, itulah sebabnya mengapa pendeta dahulu biasa melakukan pengorbanan.
Pendeta berpikir bahwa pengorbanan yang dilakukan di kuil teramat efisien untuk re-misi dosa Israel, karena aura hebat Shekinah, energi rohani terdapat di Kuil.
Ketika orang Yahudi melupakan Kuil, mereka tidak dapat lagi mendapatkan re-misi dosa mereka, mereka disequilibria pada keseimbangan rohani mereka dan Israel terancam bahaya.
- Menerima Shekinah, adanya Tuhan yang ditunjukkan: di bawah ini adalah perbandingan di antara the Shekinah Glory dan the Holy Spirit:
| Holy Spirit | Shekinah Definition |
| Transcendent | Immanent |
| Masculine | Feminine |
| Im | Eloah |
| El | Shaddai |
| Many locations through the world depending on God’s Will | More intense at the center of spiritual gravity of the World |
| Prophets receive the Holy Spirit by God’s choice | Kabbalists receive the Shekinah by spiritual training |
| Contingent Personal Gift | Necessary Geometric Fact |
| Active | Passive |
| Prayer | Contemplation |
Shekinah merupakan pusat gravitasi rohani Dunia:
– > pusat ini adalah Israel, karena Tuhan memilih Israel di antara bangsa untuk menerima Sepuluh Firman Tuhan dan disebabkan Judaism, Christianism dan agama Islam mempunyai tempat suci di Israel.
– > di Israel, tempat yang paling suci di Yerusalem
– > di area Yerusalem, tempat yang paling suci ialah Temple Mount, di mana kuil dibangun. Juga dikenal sebagai Mount Moriah, yaitu tempat di mana Ibrohim diberangkatkan untuk mengorbankan Isaac 3800 tahun yang lalu, 900 tahun sebelum kuil Sulaiman dibangun.
Dimana lokasi kuil Sulaiman?
Solomons temple
terletak di sebelah selatan Dom of the Rock, dan yang lebih penting, bahwa Holy of Holies mungkin terletak di daerah Masjid Al-Aqsha.
Air mancur berada kira-kira ditengah di antara Dom of Tthe Rock dan Al-Aqsa Mosque:

Kapan Kuil Sulaimn dibangun?
Kuil pertama dibangun selama pemerintahan Raja Sulaiman, bertahan selama 40 tahun (satu Pembangkitan alkitabiah), dari 967 S.M. sampai 927 S.M.
Dibangun 480 tahun sesudah Eksodus 1446 S.M., akan kata itu 12 Generasi alkitabiah, satu pembangkitan sebanyak 40 tahun bagi masing-masing suku Israel.
Ada banyak kesamaan di antara selang waktu yang dipakai di dalam Alkitab dan juga ukuran Temple of Solomon seperti, Geometri keramat, numerology dan simbol
Siapa Yang membangun Kuil Sulaiman?
Ketika Sulaiman naik tahta, ia mulai bersiap untuk membangun Kuil, dia menulis kepada teman tua bapaknya, Hiram of Tyre, untuk mempersiapkan pekerja dan bahan yang harus diberangkatkan ke Yerusalem. Orang Yahudi dilibatkan di gedung kuil.
Oleh bantuan pekerja dan arsitek Tyrian, Sulaiman kemudian membuat kuil dengan bentuk yang luar biasa
Bagaimana kuil Sulaiman dibangun sedemikian rupa?
Karena lokasinya, Israel adalah rute dagang utama ke Mesir, Arabia dan Mesopotamia.
Untuk saling bertukar Emas, Minyak, Perak, Gandum, dan Kayu.
Kesejahteraan Israel.
Dan kemudian Sulaiman memutuskan menggunakan sumber penghasilan ini untuk membuat Kuil
Mengapa sebaiknya Israel, Christian Zionists, Messianic Jews, dan Israel Inggris membangun kembali Candi ketiga?
Membuat Kuil adalah perintah dari TUHAN, karena “Dia akan membangun rumah atas nama Saya, dan dia akan menjadi anak lelaki Saya, dan saya akan menjadi Bapaknya; dan saya akan mendirikan takhta kerajaannya di seberang Israel SELAMANYA.” (Chron 22:9-10)
Menurut Torah (Taurat), Israel dan Kuil sebaiknya ada untuk selama-lamanya.
Oleh karena itu, Israel dan Kuil sebaiknya dibangun kembali.
TerLebih lagi, Candi ketiga mungkin menjadi lambang yang sangat berguna tak hanya bagi orang Yahudi, tetapi juga bagi Christian Zionists, Messianic Jews, dan Israel Inggris.
Fungsi dari kuil ketiga
Kuil ketiga mempunyai fungsi sama seperti Kuil Sulaiman, karena manusia pada dasarnya sama:
- Memelihara agama Yahudi.
Kuil akan menjadi pusat agama Israel; merupakan tempat pusat Perjanjian yang berisi keSepuluh Firman.
Kelihatannya mustahil untuk membangun kembali (tetapi ini mungkin terjadi) jika Kuil dibangun kembali akan memajukan identias dan kebudayaan Yahudi ke seluruh dunia.
Terlebih, tidak akan terlalu menyakitkan bagi orang Yahudi untuk menyerahkan wailayah kepada palestina jika kuil dibangun kembali.
.
Tanpa pembangun kembali, konsesi teritorial secara mendalam akan membagi orang Yahudi.
- Mengampuni dosa Israel, Christian Zionists, Messianic Jews, dan Israel Inggris: keseimbangan rohani Israel akan kembali pulih, supaya membawa perdamaian dan kesejahteraan di dunia, oleh sebab itu mengapa perlu untuk membangun kembali kuil Sulaiman ini.
- Menerima Shekinah, meunjukkan adanya Tuhan :
Menerima Shekinah ini akan sangat penting untuk Israel dan Dunia:
- Israel lahir karena adanya Shekinah : karena Shekinah Isaac diterima di sini, Tuhan mengganti nama anak lelakinya Jacob menjadi Israel.
- Israel akan dipelihara oleh Shekinah: kalau undang-undang Tuhan dipatuhi di Kuil, Israel mendapat aliran Shekinah luar biasa, dan Negeri menjadi damai.
Dua poin terakhir (efisiensi pengorbanan yang terjadi di Kuil, mengisyaratkan adanya Tuhan) bergantung pada kemampuan untuk mendapat aliran maksimum Shekinah yang Suci dari Holies temple, oleh karena itu maka dipilih lokasi yang cocok.
Paragraf berikut menerangkan bagaimana caranya menemukan lokasi Kuil untuk menerima cukup Shekinah.
Di mana sebaiknya Kuil ketiga dibangun?
Lokasi terbaik adalah tentu saja lokasi yang sama seperti lokasi kuil pertama Sulaiman yaitu Sebelah selatan Dom of the Rock, dan membangunnya tanpa memusnahkan Dom of the Rock atau masjid Al Asha.
Karena, situasi internasional begitu tegang dan sangat membahayakan untuk membangun kembali Temple di antara Kubah dan Al Aqsha.
Di bawah ini ialah esoteric argumen untuk mengatasi kesulitan ini.
Apa benar-benar hal adalah tenaga rohani: satu kali mereka menerima ini tenaga, Pendeta bisa melakukan ritual yang sangat efisien untuk mengampuni dosa Israel, Christian Zionists, Messianic Jews, dan Israel Inggris.
Selanjutnya, Israel mendapat lebih banyak berkat dari Tuhan.
Yang menjadi Masalah ialah bahwa aliran Shekinah paling banyak di seluruh AL Aqsha.
Pemecahan secara artifisial akan memindahkan Shekinah dari satu lokasi ke lokasi yang lain.
Akan tercapai dengan menggunakan cara sebagai berikut.
| Geometric definition of an ellipse: Let F ≠ F‘ be two fixed points at a distance FF‘=2c apart. For a given a>c the corresponding ellipse is the set of all points M satisfying: MF + MF‘ = 2a. In words this means that an ellipse is the set of all points in a plane, where the sum of the distances from the two fixed points is a given positive constant that is greater than the distance between the two fixed points. | |
![]() |
The diagram shows an ellipse with two fixed points, known as foci, F and F‘. These are known as focal points as if the ellipse was a mirror and there was a light source at one of them, then the light would REFLECT off the elliptical mirror onto the other focal point. |
Here is a possible location in the area of the
Mount Olives
:

The main advantage of this location is that there is enough space to
rebuild the Temple
, far enough from any Muslim holy place:
![]() There is enough space to rebuild the Templehere. |
Thanks to the elliptical organization of the reflectors, all the Shekinah received by the El Kas Fountain will converge to the Holy of Holies of the new Temple. As regards the Shekinah, everything will be as if the new Temple was built exactly at the same location as Solomon’s Temple.
Last point, what the network of Shekinah reflectors must look like ?
Sacred flames, lasers or electromagnetic resonant devices should be efficient:
![]()
|
||
Network of sacred flames![]() |
Network of lasers | With only 2 sources of light, it is possible to draw the entire network of reflectors in the sky. |
Kapan Candi ketiga sebaiknya dibangun?
Makin cepat makin baik.
Masih, saya berpikir kondisi utama akan dipenuhi segera 2007-2008 karena kesadaran semakin meningkat bahwa situasi sekarang tak dapat dipertahankan:
- Tekanan Luar Biasa ditaruh di Israel oleh himpunan internasional untuk menutup perdamaian dengan Arab.
Masih, tidak mungkin untuk sementara karena terorisme, fanaticism, kemiskinan, ketegangan ekonomis, teritorial dan agama di Timur Tengah. Menyatakan Israel diikat untuk berperang melawan tetangganya, lagi-lagi, dengan permusuhan semakin meningkat dari himpunan internasional.
Memakai Simbol pembangunan kembali kuil Sulaiman, dengan keterlibatan internasional, bukan hanya lebih baik, tetapi satu-satunya cara untuk Israel supaya keluar dari perangkap maut ini.
- Tekanan Luar Biasa ditaruh di atas Dolar dan ekonomi AS, karena defisit, kehilangan pekerjaan karena penyewaan tenaga luar, dan spekulasi properti,.
Situasi sekarang ini di bawah kontrol tetapi sekaligus sangat peka. Terlebih, ekonomi AS setiap tahun lebih tergantung terhadap uang internasional, dan emergent negara seperti Cina atau India akan dapat meragukan pimpinan AS dalam beberapa tahun.
Berarti AS, untuk menyimpan pimpinan mereka, terpaksa “untuk mendorong”, untuk bergerak secara agresif, untuk membuat hal baru. Temple akan akan berguna bagi kesatuan orang Amerika.
- Situasi di Eropa mampet: bukan politik, industri atau rohani proyek rohani, stagnasi ekonomis dan keuangan yang dibandingkan dengan perkembangan Asia.
Bermaksud elite, untuk orang Eropa dan keperluan “Israel” terlebih “Inggris” sesuatu baru untuk pergi ke depan.
Temple adalah pemecahan, karena agama, esoteric dan implikasi simbolik.
Bagaimana mungkin membangun kembali Temple?
Temple dikenal di seluruh dunia: merupakan lambang yang sangat besar, tetapi dengan bangunan yang tidak besar.
Bisa tercapai dalam beberapa bulan, serta menghabiskan dana sebesar $ 200 juta sampai $ 2 milyar dolar, tergantung pada banyaknya emas dan bahan.
Adalah kesempatan investasi bagus sekali, mengingat dampak di seluruh dunia.
BUKAN SORGA DAN NERAKA TEMPAT KEMBALI
Islam, Nasrani, Yahudi dan apapun namanya adalah Tatanan bagi umat manusia. Ingatkah kalian pada waktu Sang Pencipta akan menciptakan makhluk bernama manusia?? DIA berfirman kepada malaikat2 bahwa DIA akan menciptakan makhluk ini sebagai khalifah di muka bumi. Apa tanggapan para malaikat? “Akankah Engkau menciptakan manusia sebagai khalifah? Bukankah manusia itu senang membuat kerusakan dan senang menumpahkan darah saudaranya?, Dan sesungguhnya kami selalu mensucikan nama-MU”.
Akan tetapi Sang Pencipta dengan kebesaran-Nya berfirman. “AKU lebih mengetahui apa yang kalian tidak tahu”. (Sebentar2.. Kenapa malaikat2 itu tahu sifat dan perilaku manusia yang suka merusak dan senang berperang? Apakah sebelum ada manusia sekarang ini Sang Pencipta sudah pernah menciptakan manusia sebelumnya? Dan mungkin saja ada dunia sebelum dunia kita saat ini. Tapi mungkin manusia pada dunia sebelumnya ada dan seperti yang ditanyakan para malaikat.
Lantas Sang Pencipta menjawab, AKU lebih tahu dari apa yang kalian tidak ketahui, karena Sang Pencipta mau memberikan pedoman kepada manusia selanjutnya dengan peraturan yang disebut dengan Agama. Yah.. Agama yang langsung diturunkan kepada utusan-Nya untuk kaum mereka. What?? kaum mereka? Yah.. Karena selain Nabi Muhammad SAWW para utusan2 itu hanya membawa Agama untuk kaum mereka. Dan kita tahu semua bahwa utusan hanya membawa Agama kepada kaum yang melampaui batas. Dan itu artinya manusia seperti yang dikhawatirkan para malaikat2 tadi saja yang biasanya dikasih pembawa amanat dari Sang Pencipta. Wallohu a’lam)
Sang Pencipta menciptakan bumi dalam enam masa. Apa arti dari enam masa tersebut? Mungkin bagi kita kalangan manusia yang masih mengenal ruang dan waktu “enam masa” sama dengan 6 detik, 6 menit, 6 jam, 6 hari, 6 bulan, 6 tahun, 6 abad dan sebagainya.
Tapi untuk Maha Pencipta ruang dan waktu sudah tidak ada lagi. Kita mungkin kurang paham dengan istilah ruang dan waktu. Baik akan saya contohkan, dan mungkin ini bisa membuat kita sedikit maklum dengan istilah ruang dan waktu.
RUANG
Kita makhluk yang bernama manusia ini hidup di dalam dunia. Adanya ruang karena adanya sekat/pembatas, mungkin akan lebih mudah dipahami jika anda sedang berada di dalam sebuah ruangan. Misal anda sedang berada di ruang tamu, ruang makan, ruang kelas, dapur, kamar mandi, kamar tidur dll. Itu semua adalah Ruang di mana anda berada di dalam sebuah tempat yang terdapat pembatas. Jika anda sudah keluar dari pembatas itu, maka anda sudah berada dalam tempat dengan nama yang berbeda. Misal jalan, halaman, taman dll. Semua itu ada karena adanya pembatas. Mungkin itu sedikit gambaran. Sudah agak paham belum siyyyyyyyyy??
WAKTU
Adanya detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, pagi, siang dan malam. Karena adanya perputaran bumi dalam mengelilingi matahari. Mungkin anda setuju dan sudah sangat maklum dengan ilmu ini. Dan inilah yang menyebabkan adanya waktu karena perputaran bumi dalam mengelilingi matahari. Simple kan??
LEPAS DARI RUANG DAN WAKTU
Setelah kita paham terhadap definisi RUANG dan WAKTU. Siswa diharapkan dapat lebih mengenal istilah tersebut dan nantinya bisa menjawab tantangan dunia terhadap istilah ruang dan waktu ~
Setelah anda mengerti dan paham terhadap istilah tersebut di atas maka anda tidak akan susah menjawab pertanyaan bahwa Benarkah Sang Pencipta itu sudah terlepas dari RUANG dan WAKTU. Wah masih agak jlimet neh yaa? hehe…
Oke mari kita lanjutkan.. Jika anda percaya dan mengakui bahwa alam raya ini ada yang menciptakan, maka istilah ruang dan waktu bukan menjadi beban lagi. Kok bisa gitu?? Ya bisa lah.. Begini saja. Sekarang anda ambil Globe kemudian ambil juga lampu bohlam. Hubungkan dulu ke listrik agar bohlam menyala, setelah semua beres sekarang nyalakan bohlamnya dan putarlah globe itu. Apa yang anda lihat???
Tentu anda hanya melihat globe yang berputar dan lampu yang menyala. Anda tidak ikut berputar dengan globe tersebut. Begitulah contoh yang sangat simple untuk menunjukkan kita lepas dari ruang dan waktu.
Sang Pencipta tidak di bumi, DIA ada di tempat-Nya. Namun DIA lebih dekat dari urat leher, begitulah dalam Firman-Nya.
MANUSIA
Kembali ke pokok pembahasan. Bahasan awal kita adalah mengenai manusia, manusia bisa lebih mulia dari malaikat dan bisa saja menjadi sangat hina ketimbang binatang. Mungkin kalau kita tengok kebelakang ketika manusia pertama kali diciptakan Sang Khalik dan menuai protes dari para malaikat akan bisa ditarik kesimpulan Bahwa manusia adalah makhluk aneh yang bisa merubah sejarah. Dan ini sangat wajar kalau Sang Khalik mau menjadikan manusia sebagai wakil di bumi-Nya.
Ketika Adam telah diciptakan dan ditunjukkan kepada para malaikat bahwa manusia adalah makhluk cerdas (Adam pada waktu itu sanggup menyebutkan segala nama yang ditanyakan oleh Sang Khalik) maka disuruhlah para malaikat itu untuk bersujud di depan Adam maka malaikat2 itupun bersujud kecuali IBLIS (kita bahas nanti tentang IBLIS). Di atas saya katakan bahwa manusia adalah makhluk yang aneh dan bisa merubah sejarah, ini terbukti saat pertama kali manusia diciptakan, dan sejarahpun berubah. Apa sejarah itu?? KESOMBONGAN, IRI, DENGKI dan sebangsanya.
Sejarah telah berubah, pada awalnya IBLIS juga termasuk makhluk yang taat kepada Sang Khalik tapi dengan diciptakannya makhluk bernama manusia maka KESOMBONGAN, IRI, DENGKI dan KETIDAKPATUHAN itu muncul. Apa kata IBLIS pada waktu disuruh bersujud di hadapan Adam? “Apakah saya harus bersujud di depan manusia yang dia diciptakan dari tanah? Dan bukankah aku lebih mulia karena aku diciptakan dari api?”.
Mungkin Kalau kita tarik kesimpulan bahwa sebenarnya yang menyebabkan adanya kesombongan beserta cs-nya karena Sang Khalik menciptakan makhluk bernama manusia. Setelah IBLIS tidak mau tunduk lagi terhadap perintah Sang Khalik maka dengan kebesaran-Nya Dia berfirman “Pergi kau dari sorga-KU”. Apa jawab Iblis? “Baik, saya akan pergi dari sorga-Mu tapi mulai saat ini saya akan menjadikan Adam sebagai musuh yang nyata bagi saya dan saya akan menjerumuskan Adam dan anak-turunnya ke jalan yang tidak Engkau Ridhoi, karena Adam telah menyebabkan saya keluar dari sorga-MU”. Maka jawab Sang Khalik dengan kebesaran-Nya “Berusahalah sekuat tenagamu wahai iblis, akan tetapi AKU akan memberikan pengampunan kepada orang2 yang bertaubat dengan benar dan memohon ampun kepada-KU”.
Maha Jeniuslah Sang Khalik. Mungkin dalam benak kita ada sedikit ganjalan kalau Sang Khalik itu Maha segala-galanya apakah DIA tidak mengetahui resiko pembangkangan dari Iblis dengan diciptakannya makhluk bernama manusia? Ini cuma memerlukan jawaban simple. Sang Khalik telah mengatur semuanya dengan kekuasaan-Nya. Maksudnya? Skenario itu telah tersusun dengan sangat rapinya dan sangat mustahil jika pembangkangan Iblis itu tidak diketahui-Nya. Karena sang Khalik sudah menciptakan program sebelumnya. Program? Yupz.. Sangat mustahil jika Sang Khalik tidak merancang dengan sangat matang sebelum DIA menciptakan sesuatu [Jangankan kita manusia, malaikat saja tidak tahu]. Dan anda akan sangat kagum jika anda tahu bahwa semua ciptaan-Nya sangat berguna dan saling menguntungkan antara satu dan lainnya.
Semua ciptaan-Nya sempurna (nanti akan kita buktikan pada pembahasan yang lain ).
Serangan pertama dilancarkan oleh IBLIS untuk mengeluarkan Adam dari sorga-Nya. Ketika Hawa telah diciptakan dia mempunyuai celah untuk melancarkan serangannya karena Iblis tahu bahwa wanita adalah senjata paling ampuh untuk meluluhlantakkan hati seorang laki-laki .
Ahir cerita, keluarlah Adam dan Hawa dari sorga. Maka dimulailah cerita tentang manusia di muka bumi.
Nah di bumi inilah Agama mulai diturunkan. Kenapa Agama diturunkan?? Coba lihat cerita di atas. Sang Khalik adalah Maha Pengampun, Pemurah dan Penyayang. Saking sayang-Nya dia kepada makhluk bernama manusia ketika Iblis memproklamirkan diri sebagai musuh dan akan menjerumuskan manusia ke jalan yang sesat, Sang Khalik-pun berkata. “AKU akan memberikan pengampunan dan menerima taubat seorang hamba selagi dia benar-benar bertaubat kepada-KU”.
KESIMPULAN
Kemungkinan sudah ada makhluk bernama manusia sebelum diciptakan manusia generasi kita. Ini berdasar dari pertanyaan para malaikat sebelum Sang Khalik menciptkana manusia sekarang (wallahu a’lam ini bukan urusan kita).
Perlu berhati-hati bahwa penyebab kesombongan, iri, dengki dan ketidakpatuhan bersumber dari makhluk bernama manusia. Yang kemudian membuat nama makhluk baru bernama Iblis.
Manusia bisa lebih mulia daripada malaikat, tapi juga bisa lebih hina dari binatang.
INGAT!! Musuh manusia yang nyata adalah IBLIS LAKNATULLAH ‘ALAIH
HIMBAUAN
Kita adalah Makhluk tertinggi dan mempunyai tugas mulia di muka bumi ini supaya menjadi pemimpin. Kita adalah anak keturunan Adam, kita semua adalah sama di hadapan Sang Pencipta yang membedakan hanyalah kadar kesucian kita dalam mengakui adanya kekuasaan Sang Pencipta.
Agama diturunkan untuk membentengi kita dari pengaruh Iblis yang mencoba untuk membawa kita ke dalam kebinasaan. Kaum terdahulu adalah contoh semua sudah lengkap sekarang. ISLAM, NASRANI, YAHUDI, MAJUSI, HINDU, BUDHA dll adalah Agama dan tatanan serta pegangan hidup manusia dalam menjalani kehidupan di muka bumi.
Imbangi ambisi akal anda dengan kesucian hati anda. Karena akal sangat mudah dipengaruhi oleh ambis dan nafsu. Hitam bisa menjadi putih dan begitu pula sebaliknya jika akal tidak berimbang dengan kesucian hati.
Perbedaan agama tidak menjadi penghalang bagi kita untuk melawan tipu daya Iblis. Semua agama samawi adalah bersumber dari Dzat yang sama. Jika semua pengikut mengklaim dan mengaku yang paling benar,.. kita sudah termakan oleh bujukan syetan untuk saling bertikai.
Ingat! Agama2 itu diturunkan untuk manusia sebagai jalan hidup. Bukan ambisi untuk saling bertikai. Jika sumbernya sama kenapa kalian bermusuhan??? Jika anda saling bermusuhan maka saya ragu dengan keimanan anda. Anda Hamba Tuhan atau Hamba syetan?? Makanya cari yang bener2 dari Tuhan pelajari dengan seksama. jangan seperti orang belajar karate baru bisa beberapa jurus sudah mencak2 siapa saja ditantang.
Jika saya boleh umpamakan agama adalah seperti botol penampung air. Jika kalian mengklaim anda yang paling bener. Saya mau bertanya kepada Anda,.. Apa Agama TUHAN???? Yahudikah? Kristenkah? atau yang lain?
Mari kita saling bersatu padu menghadapi ancaman Iblis yang sudah memproklamirkan diri sebagai musuh kita yang nyata. Jangan pernah terperosok dalam tipu daya Iblis..
HANCURKAN TIPU DAYA IBLIS!! PEGANG AGAMA MASING2 TUJUAN KITA ADALAH KEMBALI KE PANGKUAN YANG MAHA KUASA DENGAN SELAMAT. “Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un” kepada-Nya lah tempat kembali.
Bukan kepada Sorga dan Neraka kita kembali,.. Tapi Kepada ALLAH Kita kembali!!
AL-KISAH
Episode dalam halaman ini adalah kisah bisa fiktif bisa juga realita tergantung bagaimana anda menyikapinya. Yang jelas dalam kisah yang akan saya ceritakan antara kenyataan dan mungkin khayalan mungkin juga kosong tetapi isi karena kosong hakikatnya adalah isi. Mungkin juga ada akan tetapi tidak ada.
MArilah kita mulai kisah kita dari sebuah dimensi keabadian tanpa batas,.. Terlepas dari ruang dan waktu terlepas dari salah dan benar,.. terlepas dari segalanya….
REIKI
Reiki adalah sebuah teknik dari Jepang yang digunakan untuk mengatasi stress, relaksasi dan juga untuk penyembuhan.
Disalurkan dengan menggunakan telapak tangan. Dengan kata lain Reiki mempunyai satu pengertian “energi kehidupan”. Sebuah energi yang tak dapat dilihat mengalir di dalam diri kita, dan energi ini dirancang oleh sang Pencipta dan telah diprogram untuk tubuh manusia supaya bisa bekerja dalam mempertahankan kehidupan.
Jika “energi kehidupan” seseorang rendah, maka ia akan menjadi sakit atau merasa stress, dan jika energi kehidupan seseorang tinggi, maka ia akan menjadi bahagia dan sehat.
Reiki berasal dari dua kata dalam bahasa Jepang – Rei mempunyai arti “Kebijaksanaan Tuhan atau Kekuasaan yang lebih Tinggi” dan Ki mempunyai arti “energi kekuatan hidup”.
Dengan demikian istilah Reiki mempunyai arti “energi kehidupan yang dikendalikan secara spiritual.
Orang yang sudah mengalami sebuah attunement reiki (Yaitu sebuah proses penyelarasan energi) akan mempunyai aura bersinar yang sangat bagus, mengalir di sekelilingnya.
Reiki merupakan obat segalanya. Mengapa bisa disebut demikian? Tentu saja, karena seperti saya katakan di atas bahwa energi ini adalah yang menjadi penjaga atau penguat dalam kehidupan manusia jadi Reiki adalah obat dari segala ketidak selarasan dalam menjalani kehidupan.
Dengan demikian Reiki bisa digunakan untuk pengobatan penyakit fisik (tubuh), emosi, pikiran dan jiwa. Mempunyai efek positif dan sangat bermanfaat seperti rasa santai dan kedamaian, keamanan dan kenyamanan.
Jika Reiki dilakukan dengan benar maka akan bersifat sangat positif. Banyak dari praktisi Reiki yang telah memberikan kesaksian tentang hasil ajaib ini.
Reiki adalah sebuah metode yang sederhana, alami dan aman untuk penyembuhan rohani dan self-improvemen dan setiap orang bisa menggunakan metode ini.
sangat efektif untuk menyembuhkan berbagai penyakit. energi ini menyelaraskan bagian-bagian yang sakit kembali sesuai dengan fungsi normal. Maka energi ini adalah energi yang sangat positif dan sangat bermanfaat bagi kehidupan kita di dunia.
Teknik ini juga menunjang metode pengobatan lain seperti teknik kedokteran, terapi untuk mengurangi efek sampingan lain dan mempercepat kesembuhan.
Untuk belajar Reiki menggunakan teknik yang sangat sederhana.
untuk menguasainya menggunakan sebuah metode “attunement” yang diberikan oleh seorang Master Reiki yang mengijinkan praktisi untuk menggunakan persediaan “Energi kehidupan” yang tak terbatas untuk keperluan penyembuhan dan meningkatkan kualitas kehidupan.
Semua orang bisa menguasai kemampuan ini tanpa pandang bulu. Teknik ini sudah diajarkan kepada ribuan orang dengan latar belakang yang berbeda.
The secret art of inviting happiness
The miraculous medicine of all diseases
Just for today, do not anger
Do not worry and be filled with gratitude
Devote yourself to your work. Be kind to people.
Every morning and evening, join your hands in prayer.
Pray these words to your heart
and chant these words with your mouth
Usui Reiki Treatment for the improvement of body and mind
The founder , Usui Mikao
Jika anda mempunyai pengalaman tentang reiki silahkan berikan komentar anda dengan jelas. Sebab, walaupun saya adalah seorang praktisi reiki akan tetapi masih awam dalam hal ini.
Terima kasih atas partisipasinya. Oya, ada sebuah komentar yang mengatakan bahwa reiki sangat menyerupai Atheisme? Saya kira bukan reikinya yang atheis. Karena seperti saya tulis di atas bahwa reiki adalah Energi yang diprogram untuk kepentingan kehidupan jadi apa hubungannya dengan orang yang tidak beragama?
Saya ingin mendengar cerita yang lengkap tentang pendapat yang demikian. Terima kasih sekali lagi yaa… saya tunggu partisipasinya.
ABOUT DHYMAS
Apa kabar anda saat ini ??
Semoga Anda dalam keadaan baik dan sehat serta ceria.. ) Mungkin blog ini kurang bermutu dan tidak sebagus blog2 yang telah anda kunjungi atau bahkan blog anda sendiri.. Namun mungkin juga nanti ada yang bermanfaat dari blog ini buat anda.
Akan tetapi tetaplah bersikap AWAS agar anda terhindar dari segala sesuatu yang tidak anda kehendaki. )
Pada halaman ini tidak akan menulis siapa saya, karena mungkin gak terlalu penting akan tetapi memuat isi tentang apa isi blog ini
Hidup ini mudah… Hidup ini indah… Hidup ini… Ya hiduplah dengan keindahan dan kemudahan… Teteplah waspada dan awas… karena anda tidak tahu ada di posisi mana anda sekarang berada…
Dalam blog ini mungkin akan sedikit memberikan informasi tentang hal-hal di sekitar kita yang mungkin dilihat dari kacamata lain.
Apa sih isi dari blog ini?
Banyak sih rencananya tapi ya liat2 ntar aja deh hehehe.. masalahnya mungkin akan ada sedikit waktu buat ngeblog maklum urusan keluarga dll dll dah
Dan akan saya usahakan untuk menulis semampu saya dan saya berharap nanti bisa bermanfaat buat anda, buat saya dan buat alam kita hiihi..
Ok, selamat mengambil yang perlu diambil dan membuang yang tidak bermanfaat. Makasih ya telah sudi mengunjungi blog saya
ttd
Dhymas

Keruntuhan argumen humanisme tentang agama juga telah tampak pada lapangan psikologi. Mitos Freudian, sebuah batu pijakan dari dogma ateis semenjak awal abad kedua puluh, telah digugurkan oleh data empiris. Patrick Glynn, dari Universitas George Washington, menerangkan fakta ini di dalam bukunya yang berjudul God: The Evidence, The Reconciliation of Faith and Reason in a Postsecular World: 



















